Hati yang selesai

Hati yang selesai
Hanya 120 ribu saja, gratis ongkir Jawa Bali. Pesan via WA 0813 8769 9725.

Manfaat Bandara Baru untuk “wong cilik”



Di wilayah Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo  telah dibangun Bandar udara (bandara) baru. Bandara baru ini diberi nama Bandar Udara  Internasional Yogyakarta atau dalam Bahasa Inggris disebut Yogyakarta  International Airport yang kemudian disingkat dengan YIA. Bandara YIA ini bisa dibilang akan menggantikan peran Bandara Adisucipto sebagai bandara  internasional. Sedangkan bandara adisucipto akan beralih fungsi, yaitu untuk penerbangan kargo dan penerbangan khusus.

Seiring berputarnya roda zaman dan pesatnya pembangunan maka dibangunlah bandara baru tersebut. Akan selalu ada yang namanya pro-kontra dalam setiap perubahan atau kemunculan hal yang baru terkait dengan pembangunan. Begitu juga dengan pembangunan bandara YIA ini, ada pihak yang keberatan.

Ada beberapa  Kalurahan di Kapanewon Temon yang wilayahnya “tergusur” oleh kehadiran bandara baru, sehingga warga daerah terdampak melakukan penolakan. Alasannya diantaranya, pembangunan tersebut menghilangkan tanah yang menjadi sumber penghidupan. Diketahui bahwa sebagian besar warganya adalah sebagai petani. Sebenarnya ini alasan manusiawi, setiap manusia pasti akan merasakan  tekanan jiwa untuk meninggalkan tanah airnya , baik sementara atau selamanya. Walaupun ada istilahnya ganti rugi atau apapun namanya, tetapi tidak semua hal bisa diganti dengan uang.

Hidup di daerah baru seolah-olah semua dimulai dari nol. Tatanan adat dan habitus yang sudah ada di tempat lama sangat berpengaruh dalam kehidupan di tanah baru.  Mungkin ini tidak mudah untuk menjalaninya ketika masa awal. Memulai segala sesuatu di dunia yang baru. Tetapi inilah kenyataannya, hidup harus berlanjut. Selama dunia masih berputar, manusia harus terus berproses.

Hadirnya bandara baru bukannya tidak ada manfaatnya tentunya. Bandara YIA ini bisa menampung penumpang berkali-kali lipat dibanding  bandara Adisucipto. Landasan yang dimiliki bisa didarati oleh pesawat  terbesar maupun terberat. Dengan begitu, jumlah  turis dari mancanegara juga diprediksi dapat meningkat. Nama “Kulon Progo” akan lebih sering disebut di media massa baik cetak maupun elektronik. Jalan raya menuju lokasi akan bertambah ramai, padat dan mungkin saja macet. Tidak mengapa,yang penting bangga nama kabupaten sering disebut.

Hadirnya bandara baru juga meningkatkan nilai ekonomi. Ada banyak usaha/bisnis yang bisa dibuka terkait dengan keberadaan bandara. Tentu saja oleh orang-orang yang mempunyai modal secara materiil. Kemudian  apakah manfaat bandara baru bagi warga yang biasa-biasa saja ataupun “wong cilik’?. Mohon maaf  saudara sekalian , hingga saat ini saya belum bisa menuliskannya. Mungkin saja ada tetapi saya belum menemukannya. Mohon maaf.


Belum ada Komentar untuk "Manfaat Bandara Baru untuk “wong cilik”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel