Symbolic, Media Sosial Anak Nusantara
Satu lagi, jejaring media sosial yang telah hadir
yaitu bernama Symbolic. Dalam judul saya sebutkan media sosial, karena itulah
frasa yang sudah familiar dengan kita. Walaupun nanti bisa diketahui ini
aplikasi yang bagaimana, bisa jadi berbeda dengan yang lainnya. Intinya ini
adalah media interaksi untuk para penggunanya.
Aplikasi media interaksi ini adalah kreasi dari orang
Indonesia, atau anak Nusantara. Saya lebih suka menyebut dengan sebutan yang
kedua tadi. Keterangan yang dituliskan dalam aplikasinya di Playstore, alamat
kontaknya adalah berada di kota Yogyakarta.
Aplikasi ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu Public
Space dan Inter-Face. Masing-masing mempunyai fungsi dan karakteristik
tersendiri. Public Space cocok untuk mereka yang suka berdiskusi, beropini dan
lain-lainnya. Sedangkan Inter-face cenderung kepada eksistensi diri.
Public Space
adalah semacam ruang obrolan yang berisi berbagai macam orang yang tidak saling
kenal. Saling berinteraksi dalam obrolan. Ada yang lucu, menarik, garing
ataupun mencerahkan. Public Space adalah tempat berbagi opini dalam diskusi,
Yang unik dalam Public Space ini adalah diberlakukan identitas pseudonym pengganti yang otomatis
diacak oleh system. Jadi, tidak diketahui siapakah sebenarnya orang yang
membuat postingan dan juga siapa sebenarnya
orang yang berkomentar, karena yang muncul adalah nama samaran. Mungkin
ini selaras dengan kalimat “lihatlah apa yang dikatakan, bukan siapa yang
mengatakan”. Dalam Public Space ini ada bermacam bidang kajian yang bisa
diikuti. Misalnya psikologi, seni,
filsafat, agama, sejarah dan lain-lain.
Pengguna bisa memilih berbagai bidang kajian sesuai yang ia sukai.
Sementara Inter-Face adalah ruang tatap muka terbuka
untuk saling sapa dan cerita. Tempat untuk memajang foto-foto dan/atau apa saja yang ingin
dibagikan kepada para follower. Inter-Face ini berisi pembaruan kiriman atau update-an dari teman
yang diikuti . Sistemnya hampir mirip dengan twitter, bisa saling mengikuti.
Seperti Instagram tetapi tidak harus mengirimkan gambar, bisa saja cuma
tulisan. Eh berarti ini malah mirip Facebook ya...
Aplikasi ini bisa dibilang masih dalam tahap
pengembangan. Jadi masih ada perbaikan, pembaruan dalam fitur yang
disediakan. Sampai dengan tulisan ini
dibuat, aplikasi yang bernama Symbolic.id ini telah didownload lebih dari 500
kali. Apakah kamu penasaran dan ingin
berpartisipasi? Silahkan saja!

Belum ada Komentar untuk "Symbolic, Media Sosial Anak Nusantara"
Posting Komentar