gereja seperti ayam
Gereja Ayam, seperti itulah sebutan umum untuk menunjuk bangunan unik tersebut. Walaupun sebenarnya telah diklarifikasi bahwa itu bukanlah gereja ayam melainkan merpati. Saya mengetahui adanya bangunan itu pertama-tama dari media sosial Twitter, waktu itu belum ada Instagram. Dari penampakan bangunan tersebut sepertinya gambar diambil dari kendaraan udara, sehingga bisa menampilkan sisi kepala sampai dengan ekor.
Memasuki era Instagram, bangunan tersebut semakin kondang karena segalanya cepat menyebar. Terlebih lagi saat bangunan tersebut digunakan sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar atau syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC2) dengan pemeran utama Dian Sastro dan Nicolas Saputra. Tempat tersebut menjadi tempat idaman para petualang karena penasaran akan keunikan bangunan tersebut. Dan menjadi sensasi tersendiri ketika sudah pernah berkunjung atau berada di sana dengan disertai dokumentasi yang bermacam-macam. Seperti biasanya, harus diunggah ke sosial media, sepertinya itu wajib.
Bangunan yang sering disebut sebagai gereja ayam itu termasuk dalam wilayah kabupaten Magelang. Berada di arah selatan dari obyek wisata candi Borobudur. Itusebagai patokan awal saja, selanjutnya bisa dibuka peta di perangkat telepon pintar teman-teman. Setelah sampai di tempat parkir yang disediakan, pengunjung harus menempuh perjalanandengan berjalan kaki. Medan yang harus dilaluipun tidak mudah, ada tantangan yang harus dihadapi. Jarak yang harus ditempuh berdasar papan penunjuk adalah kurang lebih 300 meter. Sebelum bisa masuk ke dalam gedung, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk. Ya iyalah, itu sudah umum di tempat wisata. Harga tiket per orang waktu itu seharga Rp 20.000 atau dua puluh ribu rupiah.
Bangunan unik itu sebenarnya bukan hanya gereja melainkan tempat ibadah bermacam agama, di dalamnya juga ada mushola. Pengunjung bisa memasuki gedung dari sisi kiri. Kemudian masuk ke ruangan dari kiri searah jarum jam. Di ruangan ini terdapat lukisan-lukisan dan gambar dengan berbagai kalimat bijak ataupun religius. Pengunjung bisa memasuki lorong dengan ruang-ruang ibadah di kiri ataupun kanan jalan.
Pada tataran berikutnya bisa didapati sebuah ruangan yang luas dengan berjajar bangku-bangku layaknya ruang tunggu rumah sakit. Beberapa meter di depannya ada sebuah layar datar untuk memutar audio visual alias nonton film kita. Jika diteruskan ke arah depan bagian gereja merpati ini akan ditemui beberapa ruang yang dihubungkan anak tangga yang curam. Di dinding-dinding tersebut digambarkan bermacam pesan moral, gambar-gambar produk bangunan bersejarah dan lain-lain. Sepertinya itu adalah bagian leher dan kepala merpati tersebut. Dan akhirnya sampai juga di mahkota merpati, bagi yang takut ketinggian tidak usah dibayangkan. Dari tempat ini bisa disaksikan antara lain pegunungan Menoreh, gunung-gung di Jawa Tengah yang terjangkau oleh indera mata diantaranya Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sindoro.
Memasuki era Instagram, bangunan tersebut semakin kondang karena segalanya cepat menyebar. Terlebih lagi saat bangunan tersebut digunakan sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar atau syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC2) dengan pemeran utama Dian Sastro dan Nicolas Saputra. Tempat tersebut menjadi tempat idaman para petualang karena penasaran akan keunikan bangunan tersebut. Dan menjadi sensasi tersendiri ketika sudah pernah berkunjung atau berada di sana dengan disertai dokumentasi yang bermacam-macam. Seperti biasanya, harus diunggah ke sosial media, sepertinya itu wajib.
Bangunan yang sering disebut sebagai gereja ayam itu termasuk dalam wilayah kabupaten Magelang. Berada di arah selatan dari obyek wisata candi Borobudur. Itusebagai patokan awal saja, selanjutnya bisa dibuka peta di perangkat telepon pintar teman-teman. Setelah sampai di tempat parkir yang disediakan, pengunjung harus menempuh perjalanandengan berjalan kaki. Medan yang harus dilaluipun tidak mudah, ada tantangan yang harus dihadapi. Jarak yang harus ditempuh berdasar papan penunjuk adalah kurang lebih 300 meter. Sebelum bisa masuk ke dalam gedung, pengunjung diharuskan membayar tiket masuk. Ya iyalah, itu sudah umum di tempat wisata. Harga tiket per orang waktu itu seharga Rp 20.000 atau dua puluh ribu rupiah.
Bangunan unik itu sebenarnya bukan hanya gereja melainkan tempat ibadah bermacam agama, di dalamnya juga ada mushola. Pengunjung bisa memasuki gedung dari sisi kiri. Kemudian masuk ke ruangan dari kiri searah jarum jam. Di ruangan ini terdapat lukisan-lukisan dan gambar dengan berbagai kalimat bijak ataupun religius. Pengunjung bisa memasuki lorong dengan ruang-ruang ibadah di kiri ataupun kanan jalan.
Pada tataran berikutnya bisa didapati sebuah ruangan yang luas dengan berjajar bangku-bangku layaknya ruang tunggu rumah sakit. Beberapa meter di depannya ada sebuah layar datar untuk memutar audio visual alias nonton film kita. Jika diteruskan ke arah depan bagian gereja merpati ini akan ditemui beberapa ruang yang dihubungkan anak tangga yang curam. Di dinding-dinding tersebut digambarkan bermacam pesan moral, gambar-gambar produk bangunan bersejarah dan lain-lain. Sepertinya itu adalah bagian leher dan kepala merpati tersebut. Dan akhirnya sampai juga di mahkota merpati, bagi yang takut ketinggian tidak usah dibayangkan. Dari tempat ini bisa disaksikan antara lain pegunungan Menoreh, gunung-gung di Jawa Tengah yang terjangkau oleh indera mata diantaranya Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sindoro.
Di bagian belakang ataupun ekor terdapat dapur dan resto untuk pengunjung bersantai. Pengunjung bisa menikmati aneka sajian khas lokal. Diantara yang bisa dinikmati adalah tela ataupun singkong goreng. Ini bisa didapat dengan cara menukar tiket masuk obyek wisata tersebut. Demikian cerita tentang gereja merpati yang sering disebut dengan gereja ayam di Magelang. Semoga menginspirasi.

Belum ada Komentar untuk "gereja seperti ayam"
Posting Komentar